Jumat, 20 Desember 2019
Etika dan Lingkungan
Berikut adalah contoh video Etika dan lingkungan : https://youtu.be/3w1GdDb29PQ
Rabu, 06 November 2019
Rabu, 25 September 2019
Rabu, 03 Juli 2019
Kunjungan Ekspor Impor
PT TERMINAL Petikemas Surabaya atau disingkat PT TPS adalah salah satu anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo III Persero. TPS memberikan layanan jasa terminal petikemas ekspor-impor dan domestik.
PT TPS berdiri sejak tahun 1992 yang awalnya sebagai Unit Terminal Peti Kemas (UTPK) dan diprivatisasi pada tanggal 29 April 1999 oleh P & O Dover dengan saham kepemilikan sebesar 49%.
Pada tahun 2004 PT TPS telah mencapai throughput >1 juta Teus dan terus bertambah hingga saat ini. Pada tanggal 1 Maret 2006 Holding Company P&O Port diakuisisi oleh Dubai Port World, sehingga seluruh asset dan penyertaan milik P&O Dover berpindah kepemilikan ke DP World, termasuk saham 49% di PT TPS sehingga komposisi saham PT TPS adalah 51% milik PT Pelindo III dan 49% milik DP World.
PT TPS menjalankan bisnis inti sebagai operator terminal petikemas, sebagai gerbang perekonomian dari kegiatan ekspor – impor di wilayah Indonesia Timur dan merupakan terminal pertama di Indonesia yang menerapkan standar keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan yang sudah diberlakukan sejak Juli 2004 lalu. (TIM ISL.COM Jakarta).
6
link youtube :
https://www.youtube.com/watch?v=WKSlQBjXt0k
#bangganarotama
#narotamajaya
#thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
link youtube :
https://www.youtube.com/watch?v=WKSlQBjXt0k
#bangganarotama
#narotamajaya
#thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
Rabu, 22 Mei 2019
Jumat, 17 Mei 2019
Tugas Kunjungan UMKM Bengkel Kriya Daun
Kunjungan UMKM Bengkel Kriya Daun
Berikut link video nya :
https://www.youtube.com/watch?v=wS8N_MeXNFA&t=34s
#bangganarotama
#narotamajaya
#thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
UD. Bengkel Daun merupakan
perusahaan yang bergerak dalam bidang industri kerajinan daun kering. Perusahan
ini didirikan pada tanggal 09 bulan 09 pada tahun 1996. Akhir tahumn 1997,
diilhami tentang fenomena daun, maka mulai dilakukan penelitian prosesing daun
secara kimiawi dengan di bantu rekan-rekan dari UNAIR dan ITS sebagai
konsultannya. Daun kering yang mempunyai daya lentur dan nilai artistik adalah
buah penelitian yang di lakukan
selama 16 bulan. Bersamaan dengan
ini gagasan handycraft daun kering dari desain sederhan, dengan cara getok
tular, orderpun datang dalam skala kecil- kecilan. Ada 17 jenis yang di buat
pada masa itu.
Satu tahun kemudian bengkel kriya
ini sudah menampakkan hasil dengan di perluas tempat usaha menjadi 6m x 6m dan
semakinbanyaknya koleksi yang di sediakan . dengan menyadari betapa pentingnya
profesionalismemaka pada tahun 2000 Bengkel Kriya Daun sudah menjadi badan
hukum dengan keluarnya SIUP No. 503/239/436.4.12/2000 dan NPWP No.
5.341.782.0-46 dari Departemen Perdagangan dengan namaUD. Bengkel Kriya Daun
adalah pigura, lukisan daun, kotak tissue, kotak Perhiasan, kap lampu, Vas
Bunga, dll.
Dengan didasari tidak adanya
pengalaman di bidang kerajinan tangan dan besarnya keinginan untuk mempunyai
industri kerajinan tangan maka pada tahun 2001 mulailah berdiri UD. Bengkel
Kriya Daun di Surabaya dengan membeli sebuah rumah di jalan Ngagel Mulyo XV/23A
di wilayah kecamatan Wonokromo Surabaya. Jauhnya daerah pengambilan bahan baku
dengan tempat produksi mempunyai dampak yang cukup besar karena akibat kurang
kontrol manajemen. Satu tahun kemudian membuka cabang work shop dengan alasan
mendekati bahan baku di kota jember agar dapat memperbaiki kinerja perusahaan.
Pada tahun 2002 resmi mempunyai
work shop cabang di kota jember agar dapat membantu produksi di Surabaya,
sehingga mendapatkan kemajuan dan hasilnya cukup bagus dan bisa di rasakan.
Berikut link video nya :
https://www.youtube.com/watch?v=wS8N_MeXNFA&t=34s
#bangganarotama
#narotamajaya
#thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
Minggu, 14 April 2019
Tugas Rencana Bisnis
Rencana Binis
Rencana bisnis adalah pernyataan formal atas tujuan berdirinya sebuah bisnis, serta alasan mengapa pendirinya yakin bahwa tujuan tersebut dapat dicapai, serta strategi atau rencana-rencanaapa yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut.
Manfaat Rencana Bisnis :
Manfaat perencanaan bisnis adalah memberikan informasi yang dibutuhkan sebanyak mungkin kepada pemilik bisnis atau pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan.
Rencana bisnis adalah pernyataan formal atas tujuan berdirinya sebuah bisnis, serta alasan mengapa pendirinya yakin bahwa tujuan tersebut dapat dicapai, serta strategi atau rencana-rencanaapa yang akan dijalankan untuk mencapai tujuan tersebut.
Manfaat Rencana Bisnis :
Manfaat perencanaan bisnis adalah memberikan informasi yang dibutuhkan sebanyak mungkin kepada pemilik bisnis atau pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan.
komponen rencana standar meliputi:
- • Ringkasan bisnis plan
• Deskripsi bisnis
• Deskripsi produk atau layanan
• Pernyataan misi
• Kepemimpinan
• Analisis Pasar
• Analisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, kekuatan)
• Rencana pemasaran
• Proyeksi keuangan
• Analisis arus kas - • Staffing
• Operasi
#bangganarotama
#narotamajaya
#thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
Minggu, 31 Maret 2019
Tugas Kunjungan UMKM
UMKM adalah suatu badan usaha yang dilakukan perseorangan dengan maksud memperoleh keuntungan serta sadar pajak baik itu usaha mikro, kecil maupun menengah dengan kriteria yang telah ditentukan berdasarkan undang-undang.
UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Pengertian UMKM adalah suatu usaha yang diatu roleh undang-undang dengan usaha kecil dan menengah. Usaha mikro adalah usaha milki perseorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro sesuai yang diatur dalam undang-undang.
Usaha kecil adalah usaha ekonomi yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan cabang perusahaan, yang secara tidak langsung menjadi bagian dari usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang.
Sedangkan usaha menengah adalah usaha ekonomi yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha yang bukan merupakan cabang perusahaan, yang secara tidak langsung menjadi bagian dari usaha kecil atau usaha besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sesuai dengan yang diatur dalam undang-undang.
Contoh UMKM Bisnis
- Contoh UMKM bidang kuliner
Jualan cemilan, membuat restoran kecil, rumah makan, usaha kafe, jualan makanan, warung makan, kue pesta atau kue ulang tahun, cateringan dan lain sebagainya
- Contoh UMKM bidang fashion
Butik batik, kaos brand (distro), baju muslimah, toko seragam sekolah, baju anak muda wanita, baju anak muda laki-laki, baju khusus naik gunung, baju khusus liburan pantai, jual tas untuk sekolah, tas untuk santai, tas untuk gunung, tas koper, tas barang-barang, jilbab kekinian, jual accessories wanita, penyewaan kostum dan lain sebagainya
- Conth UMKN bidang pertanian
Bisnis UMKN daam bidang pertanian ini memilki prospek yang cukup menjanjikan, negara kita ini memilki tanah yang cukup subur, 70% mayorotas pekerjaan masyarakat Indonesia ialah Petani. Melihat hal yang demikian tentunya usaha apapun di bidang pertanian memilki prospek yang cukup menjanjikan. Conth UMKM bidang pertanian cukup banyak seperti usaha pertanian jaual bibit sayuran, jual bibit buah-buahan, jual bibit bunga, usaha pertanian padi, jagung, sayuran, buah-buahan, tanaman jias dan lain sebagainya.
- Contoh UMKM bidang elektronik
Jual material elektronik, jual lampu, jual perlengkapan musik, jual perlengkapan sound system, jualalat elektronik seperti laptop, hand phone, setrika, rice cooker, kabel-kabel, sentral servis alat elektronik dan lain sebagainya.
- Contoh UMKM bidang furniture
Menjual perlengkaan dapur, lukisan-lukisan, perlengkapan ruang tamu seperti kursi, meja, lampu, dn lain sebagainya, jual material bangunan.
- Contoh UKM bidang jasa
Servis sepeda motor, servisa laptop dan handphone, servis msin cuci, servis televisi, servis wifi, servis AC, tukang potong rambut, tukang bersih-bersih sepeda, tambal ban, salon kecantikan, fotografer, penyewaan kostum pesta, acara karnaval, baju budaya Indonesia dan lain sebagainya.
Untuk kegiatan kunjungan secara kelompok, kami memilih untuk mengunjungi usaha mikro yang bergerak di bidang kuliner , ialah Usaha Gado-gado Betro yang berada di jalan Garuda No 2a,Kepuh, Betro, Sedati, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur .
Berikut ini adalag Videonya :
Sabtu, 02 Maret 2019
Tugas kelompok
Tugas Kelompok :
Tugas cari suatu cerita yang dapat menginspirasi kesuksesan dalam bisnis,sehingga perlu untuk di kembangkan dan di upayakan perilaku bisnis yang baik.
Jawaban Kelompok Kami :
A. Inspirasi Kesuksesan dalam Bisnis
Hendry Setiono lahir di Surabaya, 30 maret 1983 (umur 35 tahun) ia adalah pemilik usaha Kebab yang sudah di waralabakan dan pendirian PT. Baba Rafi Indonesia sebagai merk dagang kebab Turki Baba Rafi . Kita terinspirasi karena ia adalah salah satu anak muda yang berani mengambil resiko besar. ia yang dulunya merupakan mahasiswa di ITS Surabaya , namum ia menyudahi kan kuliahnhya pada semester 4 dan memilih untuk menjalankan bisnisnya meskipun ia tidak mendapatkan persetujuan dari kedua orang tuanya . Namun, dalam hati ia membuktikan bahwa kelak ia akan berhasil . Pada September 2003 , gerobak jualan kebabnya beroperasi di jalan Ngindem Semolo ,tak jauh dari kampus dan rumahnya . Dengan modal awal Rp 4.000.000, pinjaman dari adik perempuannya . Ia berjualan dengan seorang karyawan. Saat ini ,gerai miliknya sudah mencapai lebih dari 1300 di indonesia dan 9 negara lainnya
B. Pengembangan Bisnis Menurut Kami :
Menurut kami, Perkembangan bisnisnya sangat pesat. Dalam waktu 2 tahun Kebab Turki Baba Rafi sudah di kenal luas oleh masyarakat luas hingga keluar surabaya. Melihat potensi yang sangat besar ,franchise Kebab Turki Baba Rafi dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru tanah air bahkan ke luar negeri . kebab merupakan makanan cepat saji yang kurang baik di konsumsi untuk tubuh karena dapat menyebabkab beberapa masalah kesehatan,termasuk juga obesitas . maka dari itu kebab dapat dikembangkan dengan merubah resepnya menjadi vegetarian kebab. dengan menggunakan sayur sebagai bahan dasar kulit beserta isiannya. contohnya dengan sayur sebagai kulit kebab
sehingga memiliki warna tersendiri yang akan membuat para konsumen tertarik untuk membelinya.
Adapun kelebihan yang dimiliki oleh Kebab Turki Baba Rafi adalah:
Terbukti lebih dari 1200 outlet beroperasi dengan baik dan berpengalaman lebih
dari 11 tahun
Desain yang up to date dan menggunakan bahan besi dengan warna powdercoat-
ing yang kokoh serta tahan lama
Proses penyediaan bahan baku yang diproduksi sendiri, sehingga kualitas dapa
t
dijaga dengan baik dan berserti kasi halal dari MUI
Membentuk tim management yang solid dan berpengalaman dibidangnya
Selalu update menciptakan menu baru, salah satunya PIONEER dalam inovasi
menu Chicken Kebab dan Beef Kebab dalam satu burner
#bangganotama
#narotamajaya
#thinsmart
#pebisnismudaindonesia
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
Tugas cari suatu cerita yang dapat menginspirasi kesuksesan dalam bisnis,sehingga perlu untuk di kembangkan dan di upayakan perilaku bisnis yang baik.
Jawaban Kelompok Kami :
A. Inspirasi Kesuksesan dalam Bisnis
Hendry Setiono lahir di Surabaya, 30 maret 1983 (umur 35 tahun) ia adalah pemilik usaha Kebab yang sudah di waralabakan dan pendirian PT. Baba Rafi Indonesia sebagai merk dagang kebab Turki Baba Rafi . Kita terinspirasi karena ia adalah salah satu anak muda yang berani mengambil resiko besar. ia yang dulunya merupakan mahasiswa di ITS Surabaya , namum ia menyudahi kan kuliahnhya pada semester 4 dan memilih untuk menjalankan bisnisnya meskipun ia tidak mendapatkan persetujuan dari kedua orang tuanya . Namun, dalam hati ia membuktikan bahwa kelak ia akan berhasil . Pada September 2003 , gerobak jualan kebabnya beroperasi di jalan Ngindem Semolo ,tak jauh dari kampus dan rumahnya . Dengan modal awal Rp 4.000.000, pinjaman dari adik perempuannya . Ia berjualan dengan seorang karyawan. Saat ini ,gerai miliknya sudah mencapai lebih dari 1300 di indonesia dan 9 negara lainnya
B. Pengembangan Bisnis Menurut Kami :
Menurut kami, Perkembangan bisnisnya sangat pesat. Dalam waktu 2 tahun Kebab Turki Baba Rafi sudah di kenal luas oleh masyarakat luas hingga keluar surabaya. Melihat potensi yang sangat besar ,franchise Kebab Turki Baba Rafi dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru tanah air bahkan ke luar negeri . kebab merupakan makanan cepat saji yang kurang baik di konsumsi untuk tubuh karena dapat menyebabkab beberapa masalah kesehatan,termasuk juga obesitas . maka dari itu kebab dapat dikembangkan dengan merubah resepnya menjadi vegetarian kebab. dengan menggunakan sayur sebagai bahan dasar kulit beserta isiannya. contohnya dengan sayur sebagai kulit kebab
sehingga memiliki warna tersendiri yang akan membuat para konsumen tertarik untuk membelinya.
Adapun kelebihan yang dimiliki oleh Kebab Turki Baba Rafi adalah:
Terbukti lebih dari 1200 outlet beroperasi dengan baik dan berpengalaman lebih
dari 11 tahun
Desain yang up to date dan menggunakan bahan besi dengan warna powdercoat-
ing yang kokoh serta tahan lama
Proses penyediaan bahan baku yang diproduksi sendiri, sehingga kualitas dapa
t
dijaga dengan baik dan berserti kasi halal dari MUI
Membentuk tim management yang solid dan berpengalaman dibidangnya
Selalu update menciptakan menu baru, salah satunya PIONEER dalam inovasi
menu Chicken Kebab dan Beef Kebab dalam satu burner
#bangganotama
#narotamajaya
#thinsmart
#pebisnismudaindonesia
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
Kamis, 28 Februari 2019
9 Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI) 1997
A. Sekilas Tentang KLUI
KLUI ( Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia) memiliki sebutan KBLI , yang singkatannya adalah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Merupakan Klasifikasi baku mengenai kegiatan ekonomi yang terdapat di indonesia. KBLI di susun dengan maksud untuk menyediakan satu set klasifikasi kegiatan ekonomi di indonesia agar dapat di gunakan untuk penyegeraman pengelolaan, dan penyajian data masing-masing kegiatan ekonomi ,serta di gunakan untuk mempelajari keadaan atau perilaku masing-masing kegiatan ekonomi.
B. Adapun 9 Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI) 1997
1. Usaha Pertanian
Usaha bidang pertanian merupakan jenis usaha yang sangat cocok di jalankan di negara kita , karena negara kita memiliki tanah yang subur yang terlebih di daerah pedesaan . contoh usaha adalah Budidaya Rempah-Rempah , Bisnis Keripik sayuran dan buah .
2. Produksi Bahan Mentah
a. Barang Produksi sekali pakai . contoh : susu,kedelai,tembakau
b. Barang yang dapat di ulang-ulang contoh : mesin, gedung ,pakaian
3. Pabrik / Manufaktur
Pada saat ini banyak yang mendirikan Pabrik seperti pabrik makanan, Emas , dll . Sudah banyak Pabrik-Pabrik Besar di Indonesia contohnya : Indofood,Unilever,UBS
4. Usaha Perdagangan Besar dan Kecil
Sering kita jumpai di lingkungan sekitar kita , banyak sekali yang mendirikan usaha ini .
a. Contoh usaha Besar : Farmasi , Supermarket, Industri Makanan
b. Contoh Usaha kecil : Warung, Pasar, toko kelontong
5. Usaha jasa
Usaha jasa merupakan Usaha yang kegiatannya menggunakan jasa (tidak berwujud) yang bertujuan untuk menghasilkan keuntungan. Contoh : Dokter,Dosen,Guru dll
6. Transportasi dan Komunikasi
Contoh Usaha Transportasi seperti : Travel , Pesawat, KAI, dll
7. Usaha finansial , asuransi dan real estate
Merupakan suatu usaha yang memberikan kemudahan kepada kegiatan Bisnis. Seperti fasilitas kredit,membantu mengatasi resiko yang dihadapi dan membantu membangun perumahan dengan perencanaan pengaturan lingkungan yang sehat. contohnya : Askes
8. Usaha yang di lakukan oleh pemerintah
Adalah badan usaha yang dijalankan oleh pemerintah atau Negara yang sebagian atau seluruh kepemilikannya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia. contoh : BUMN
9. Konstruksi
Konstruksi adalah bisnis yang memperoleh keuntungan dari proyek pembangunan yang mencakup seluruh tahapan proyek, mulai dari persiapan, perencanaan, perancangan, pelaksanaan dan penyerahan proyek.
#bangganarotama
#narotamajaya #thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
#bangganarotama
#narotamajaya #thinksmart
#pebisnismudaindonesia
#wirausahanarotama
#narotamamendunia
#missmanagement
#sahabatayurai
Selasa, 25 Desember 2018
Senin, 15 Oktober 2018
Action Plan
Action Plan adalah rencana terperinci yang menguraikan tindakan yang di perlukan untuk mencapai satu lebih tujuan mendefinisikan rencana aksi sebagai urutan langkah- langkah yang harus di ambil atau kegiatan yang harus di lakukan dengan baik untuk mencapai keberhasilan.
Berikut 9 Langkah untuk Membuat Action Plan yang bisa anda lakukan untuk bisnis anda:
1. Kemukakan solusi Anda dalam satu rangkaian goal.
Setelah Anda meyepakati sebuah solusi untuk sebuah masalah tertentu di dalam organisasi Anda, pertama Anda perlu mendefinisikan solusi tersebut ke dalam sejumlah goal dan objektif. Sebagai contoh, setiap goal dapat diekspresikan sebagai berikut: “Agar kita dapat ….., kita harus …..” Catat setiap goal di bagian atas papan tulis atau selembar kertas.
Setelah Anda meyepakati sebuah solusi untuk sebuah masalah tertentu di dalam organisasi Anda, pertama Anda perlu mendefinisikan solusi tersebut ke dalam sejumlah goal dan objektif. Sebagai contoh, setiap goal dapat diekspresikan sebagai berikut: “Agar kita dapat ….., kita harus …..” Catat setiap goal di bagian atas papan tulis atau selembar kertas.
2. Hasilkan sebuah daftar berbagai tindakan untuk setiap goal.
Gunakan brainstorming untuk menghasilkan sebuah daftar tindakan untuk mencapai sebuah goal dan catat ini dibawah goal. Atur daftar tindakan yang diusulkan secara berurutan.
Gunakan brainstorming untuk menghasilkan sebuah daftar tindakan untuk mencapai sebuah goal dan catat ini dibawah goal. Atur daftar tindakan yang diusulkan secara berurutan.
3. Siapkan time line.
Dimulai dengan sebuah titik waktu berlabel “sekarang” dan berakhir dengan titik berlabel “tujuan tercapai“, buat timeline untuk mengalokasikan tanggal dateline di setiap tindakan yang telah diurutkan, yang terdaftar di bawah goal tertentu. Penting sekali bagi Anda menyelesaikan urutan dan waktu secara tepat jika Anda ingin meraih “tujuan tercapai” secara efektif.
Dimulai dengan sebuah titik waktu berlabel “sekarang” dan berakhir dengan titik berlabel “tujuan tercapai“, buat timeline untuk mengalokasikan tanggal dateline di setiap tindakan yang telah diurutkan, yang terdaftar di bawah goal tertentu. Penting sekali bagi Anda menyelesaikan urutan dan waktu secara tepat jika Anda ingin meraih “tujuan tercapai” secara efektif.
4. Alokasikan sumber-sumber yang ada.
Sumber daya finansial dan SDM harus dialokasikan untuk setiap langkah tindakan. Jika sumber yang ada terbatas, atau selalu kurang dari kebutuhan pada tahap apapun, mungkin sebaiknya Anda kembali ke langkah sebelumnya dan merevisi action plan Anda.
Sumber daya finansial dan SDM harus dialokasikan untuk setiap langkah tindakan. Jika sumber yang ada terbatas, atau selalu kurang dari kebutuhan pada tahap apapun, mungkin sebaiknya Anda kembali ke langkah sebelumnya dan merevisi action plan Anda.
5. Identifikasi masalah yang kemungkinan akan muncul.
Pertimbangkan berbagai hal yang kemungkinan tidak berjalan sesuai rencana dalam proses pencapaian goal tertentu. Daftarkan masalah-masalah tersebut dan identifikasi penyebabnya dan tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Tindakan ini mungkin perlu ditambahkan ke slot yang sesuai di dalam timeline
Pertimbangkan berbagai hal yang kemungkinan tidak berjalan sesuai rencana dalam proses pencapaian goal tertentu. Daftarkan masalah-masalah tersebut dan identifikasi penyebabnya dan tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Tindakan ini mungkin perlu ditambahkan ke slot yang sesuai di dalam timeline
6. Kembangkan strategi untuk memantau kemajuan.
Daftarkan cara untuk memantau kemajuan dari action plan yang telah dibuat. Tahapan-tahapan pemantauan harus disertakan juga dalam timeline.
Daftarkan cara untuk memantau kemajuan dari action plan yang telah dibuat. Tahapan-tahapan pemantauan harus disertakan juga dalam timeline.
7. Delegasikan tugas-tugas
Ambil setiap titik pada timeline secara bergantian dan tanyakan: “Siapa yang akan melakukan apa, pada tanggal yg telah ditentukan untuk melakukan tugas yang telah ditetapkan?” Bagikan tugas-tugas ini kepada setiap individu atau tim yang sesuai.
Ambil setiap titik pada timeline secara bergantian dan tanyakan: “Siapa yang akan melakukan apa, pada tanggal yg telah ditentukan untuk melakukan tugas yang telah ditetapkan?” Bagikan tugas-tugas ini kepada setiap individu atau tim yang sesuai.
8 Perkiraan berbagai biaya.
Berikan pertimbangan pada ekspenditur yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. Semua biaya yang harus dimasukan pada saat penyusunan anggaran. Jika dana tidak tersedia, tugas harus ditinjau ulang dan, bila perlu, direvisi atau dihilangkan.
Berikan pertimbangan pada ekspenditur yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. Semua biaya yang harus dimasukan pada saat penyusunan anggaran. Jika dana tidak tersedia, tugas harus ditinjau ulang dan, bila perlu, direvisi atau dihilangkan.
9. Implementasikan rencana.
Terjemahkan semua informasi Anda ke kertas baru, daftarkan semua tindakan yang diperlukan, orang yang bertanggung jawab untuk tugas tertentu, dan kapan tugas tersebut harus diselesaikan. Setelah action plan sudah diselesaikan, informasi ini sekarang dapat diberikan kepada semua yang terlibat.
Terjemahkan semua informasi Anda ke kertas baru, daftarkan semua tindakan yang diperlukan, orang yang bertanggung jawab untuk tugas tertentu, dan kapan tugas tersebut harus diselesaikan. Setelah action plan sudah diselesaikan, informasi ini sekarang dapat diberikan kepada semua yang terlibat.
Kepemimpinan Tugas Pengantar Manajemen
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi. Dalam hubungan ini sang ahli diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi.
Jenis-jenis Kepemimpinan
- Great Man Theory beranggapan bahwa sifat-sifat kepemimpinan merupakan bawaan, artinya teori ini beranggapan bahwa pemimpin-pemimpin besar itu sudah ditakdirkan sejak lahir.[2]
- Trait Theory memiliki anggapan bahwa manusia dilahirkan dengan karakteristik tertentu yang membuat mereka mampu menjadi pemimpin yang ulung. Karakteristik khusus tersebut antara lain intelejensi, sikap bertanggung jawab, kreatifitas dan berbagai karakter berkualitas lainnya yang membuat seseorang mampu menjadi pemimpin yang baik.[2]
- Contingency Theory (Situational) berpendapat bahwa tak ada cara tunggal untuk memimpin dan bahwa setiap gaya kepemimpinan seharusnya didasarkan atas situasi tertentu, yang menandakan bahwa ada orang-orang tertentu yang dapat menunjukkan kualitas kepemimpinan yang maksimal di tempat tertentu; tetapi justru menunjukkan kualitas kepemimpinan yang minimal saat mereka keluar dari dari elemen mereka.[2]
- Style and Behavior Theory merupakan respon (tanggapan) dari Trait Theory. Style and Behaviour Theory menawarkan perspektif baru yang berfokus pada kebiasaan seorang pemimpin dibandingkan dengan karakteristik mental, fisik atau sosial seseorang. Behaviour Theory dibagi menjadi 2, yakni yang berfokus pada tugas seorang pemimpin dan yang berfokus pada unsur manusia.[2]
- Process Leadership Theory
- Transactional Theory menyatakan bahwa manusia secara umum mencari cara untuk memaksimalkan pengalaman yang menyenangkan dan mengurangi pengalaman yang tidak menyenangkan. Karena itulah, kita akan lebih condong pada orang-orang yang menambah kekuatan kita.
- Transformational Theory menyatakan bahwa proses interaksi seseorang dengan orang lain dapat menciptakan hubungan solid yang menghasilkan tingkat kepercayaan yang tinggi, yang kemudian akan berdampak pada peningkatan motivasi intrinsik maupun ekstrinsik pada pengikut maupun pemimpinnya.
Gaya-gaya Kepemimpinan[sunting | sunting sumber]
Gaya kepemimpinan merupakan suatu upaya pendekatan metode kepemimpinan dari pemimpin kepada yang dipimpin.[2] Terdapat enam macam gaya kepemimpinan yang ada[2]:
- Otokratik / Otoriter
Kepemimpinan otokratik adalah bentuk ekstrim dari kepemimpinan transaksional di mana pemimpin memiliki kekuatan penuh (totalitarian) terhadap staf/bawahan. Staff dan anggota tim memiliki kesempatan kecil untuk menyalurkan pendapat, meskipun hal ini adalah hal yang menarik bagi anggota tim atau organisasi. Keuntungan dari sistem ini adalah paling efisien. Keputusan dapat dibuat secara cepat serta usaha untuk menerapkan keputusan tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin. Kerugian dari sistem ini, kebanyakan bawahan membenci sistem ini. Kepemimpinan otokratik paling baik diterapkan di dalam kondisi krisis, di mana keputusan harus dibuat secara cepat dan tanpa ada perdebatan.
2. Birokrat
Kepemimpinan birokratis mengikuti aturan secara ketat dan meyakinkan bawahannya bahwa mereka juga mengikuti aturan yang serupa. Sistem ini merupakan sistem yang cocok untuk pekerjaan yang memasukkan resiko kerja yang berbahaya (seperti bekerja dengan mesin, dengan zat beracun, dan pada ketinggian) atau di mana menyertakan sejumlah uang yang banyak. Kepemimpinan birokratis juga sangat berguna pada organisasi di mana karyawan bekerja di dalam rutinitas (Shaefer, 2005). Kelemahan dari sistem ini adalah sangat tidak efektif di dalam tim dan organisasi yang mengandalkan fleksibilitas, kreatifitas, dan inovasi (Santrock, 2007)
3. Karismatik
Teori kepemimpinan karismatik menggambarkan apa yang diharapkan baik dari pemimpin maupun pengikut. Kepemimpinan karismatik adalah gaya kepemimpinan yang dapat dijabarkan tetapi dapat dirasakan kurang nyata dibandingkan pola kepemimpinan lainnya (Bell, 2013). Sering disebut sebagai pola kepemimpinan transformasional, pemimpin karismatik menginspirasi hasrat di dalam tim tersebut dan bersemangat di dalam memotivasi karyawan untuk terus bergerak ke depan (progresif). Jaminan rangsangan dan komitmen dari dalam tim merupakan aset berharga di dalam produktivitas serta mencapai tujuan. Kelemahan dari sistem ini adalah perlunya kepercayaan diri tinggi dari pemimpin dibandingkan karyawan / bawahan. Sistem ini bisa menjurus bahaya ke dalam proyek dan atau seluruh organisasi apabila sang pemimpin meninggalkan. Sebagai tambahan, pemimpin karismatik mungkin percaya bahwa dia tidak dapat bertindak salah, meskipun orang lain mengingatkannya mengenai jalur di mana ia melangkah serta perasaan tidak terkalahkan dapat menghancurkan seluruh tim dan atau organisasi.
4. Demokratis / Partisipatif
Pemimpin demoratis membuat keputusan akhir tetapi juga menyertakan anggota tim di dalam membuat keputusan akhir. Sistem ini memberdayakan kreativitas dan anggota tim sering disertakan di dalam proyek dan pengambilan keputusan. Ada banyak keuntungan kepemimpinan demokratis. Anggota tim cenderung memiliki kepuasan bekerja yang tinggi dan cenderung produktif karena mereka merasa ikut serta. Sistem ini juga membantu mengembangkan bakat karyawan. Anggota tim akan merasa seperti bagian dari sistem yang lebih besar dan berarti dan akan lebih termotivasi untuk mencapai lebih dari kepuasan finansial. Kelemahan dari sistem ini adalah akan mudah goyah pada situasi di mana kecepatan dan atau efisiensi merupakan hal penting. Selama krisis, sebagai contoh, suatu tim dapat membuang-buang waktu untuk mengumpulkan masukan. Bahaya potensial lainnya adalah anggota tim yang tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman akan memberikan masukan yang berharga.
5. Laissez-Faire
Pola kepemimpinan laissez-faire mungkin merupakan pola kepemimpinan yang terbaik atau malah terburuk dari seluruh pola kepemimpinan yang ada (Goodnight, 2011). Laissez-faire, bahasa Perancis untuk biarkan saja, apabila diterapkan kepada sistem kepemimpinan menggambarkan pemimpin yang membolehkan orang-orang bekerja dengan cara mereka sendiri. Pemimpin pola Laissez-faire menanggalkan tanggung jawab dan menghindari membuat keputusan, mungkin memberi seluruh anggota tim kemerdekaan penuh untuk melakukan pekerjaan mereka dan menyusun target masing-masing.
Pemimpin Laissez-faire biasanya membolehkan bawahannya memiliki kuasa untuk mengambil keputusan atas pekerjaannya (Chaudhry & Javed, 2012). Pemimpin menyediakan tim dengan sumber daya dan bimbingan, jika diperlukan, akan tetapi tidak terlalu sering. Gaya kepemimpinan ini dapat berjalan efektif apabila pemimpin selalu memonitor performa dan memberikan tanggapan (feedback) kepada anggota tim secara reguler. Keuntungan utama dari kepemimpinan laissez-faire adalah mempersilahkan anggota tim suatu otonomi yang dapat membimbing kepada kepuasan pekerjaan yang tinggi dan meningkatkan produktivitas. Pola ini dapat merusak apabila anggota tim tidak mampu mengatur waktunya dengan baik atau tidak memiliki pengetahuan, bakat, atau motivasi untuk melakukan pekerjaannya secara efektif. Jenis kepemimpinan ini dapat berjalan apabila manager tidak memiliki kendali yang layak terhadap bawahannya (Ololube, 2013).
6. Transaksional
Gaya kepemimpinan ini dimulai dari ide bahwa anggota tim setuju untuk mematuhi pemimpinnya apabila mereka menerima tugas. Transaksi tersebut biasanya menyertakan organisasi akan menugaskan kepada anggota tim berdasarkan usaha dan kepatutannya. Pemimpin memiliki hak untuk menghukum anggota tim apabila pekerjaan mereka tidak memenuhi standar yang layak. Hubungan pekerjaan minimalis yang dihasilkan di antara atasan dan bawahan berdasarkan transaksi ini (usaha untuk membayar).
Jumat, 12 Oktober 2018
Tugas Bab Motivasi Pengantar Manajemen
MOTIVASI
Motivasi
merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan, dan memelihara perilaku
manusia. Motivasi ini merupakan subjek yang penting bagi manajer, karna menurut
definisi manajer harus berkerja dengan dan melalui orang lain. Manajer perlu memahami
orang-orang berprilaku tertentu agar dapat mempengaruhinya untuk bekerja sesuai
dengan yang diinginkan organisasi. Motivasi bukan hanya satu-satunya faktor
yang mempengaruhi tingkat prestasi seseorang. Dua faktor lainnya yang terlibat
adalah kemampuan individu dan pemahaman tentang perilaku yang diperlakukan
untuk mencapai prestasi yang tinggi atau disebut persepsi peranan. Jadi, bila
salah satu faktor rendah, maka tingkat prestasi akan rendah, walaupun
faktor-faktor lainnya tinggi.
Banyak
istilah yang digunakan untuk menyebut motifavi (motivation) atau motif, antara
lain kebutuhan (need), desakan (urge), keinginan (wish), dan dorongan (drive).
Hal ini akan digunakan istilah motivasi, yang diartikan sebagai keadaan dalam
pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan
kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.
Berbagai Pandangan Tentang Motivasi Dalam Organisasi
Perkembangan teori manajemen juga mencakup model-model atau
teori-teori motivasi yang berbeda-beda. Berikut ini akan dibahas tiga diantara
model-model motivasi dengan urutan atas dasar kemunculannya, yaitu:
A. Model Tradisional
Model ini menginsyaratkan bahwa manajer menentukan bagaimana
pekerjaan-pekerjaan harus dilakukan dan digunakan sistem pengupahan intensif
untuk memotivasi para pekerja - lebih banyak berproduksi, lebih banyak menerima
penghasilan.
B. Model Hubungan
Manusiawi
Elton Mayo dan para peneliti hubungan manusiawi lainnya
menemukan bahwa kontak-kontak sosial karyawan pada pekerjaannya adalah juga
penting dan bahwa kebosanan dan tugas-tugas yang bersifat pengulangan adalah
faktor-faktor pengurangan motivasi. Mereka juga percaya bahwa manajer dapat
memotivasi bawahan melalui pemenuhan kebutuhan-kebutuhan sosial mereka dan
membuat mereka merasa berguna dan penting.
Sebagai hasilnya, para karyawan diberi berbagai kebebasan
untuk membuat keputusan sendiri dalam pekerjannya.
C. Model Sumber
Daya Manusia
Para teoritisi seperti McGregor dan Maslow, dan para peneliti
seperti Argyris dan Likert, melontarkan kritik kepada model hubungan manusiawi.
Model ini menyatakan bahwa para karyawan dimotivasi oleh banyak faktor- tidak
hanya uang atau keinginan untuk mencapai kepuasan, tetapi juga bekebutuhan
untuk berprestasi dan memperoleh pekerjaan yang berarti. Mereka beralasan bahwa
kebanyakan orang yang terlah dimotivasi untuk melakukan pekerjaan secara baik
dan bahwa mereka tidak secara otomatis melihat pekerjaan sebagai sesuatu yang
tidak dapat menyenangkan.
Jadi, para karyawan dapat diberi tanggung jawab yang lebih
besar untuk pembuatan keputusan-keputusan dan pelaksanaan tugas-tugas.
Teori-Teori
Motivasi
Teori-teori motivasi dapat diklarifikasikan menjadi tiga
kelompok petunjuk, isi dan proses.
A.
Teori Petunjuk
(Prescriptive Theories)
Mengemukakan bagaimana memotivasi para karyawan. Teori-teori
ini didasarkan atas pengalaman coba-coba.
B. Teori Isi
(Contect Theories)
Disebut teori kebutuhan (Need Theories), adalah bekenaan
dengan pertanyaan apa penyebab-penyebab perilaku atau memusatkan pada
pertanyaan “apa” dari motivasi.
Teori-teori ynag sangat terkenal, diantaranya :
1. Hirarki kebutuhan dari psikolog, Abraham H. Maslow
2. Freederick Herzberg dengan
teori motivasi pemeliharaan atau motivasi higienis
3. Teori Prestasi dari
penulis dan peneliti David McClelland.
C. Teori proses (Process Theries)
Bagaimana perilaku dimulai dan dilaksanakan atau menjelaskan
aspek “Bagaimana” dari motivasi. Teori yang termasuk kategori teori-teori
proses adalah :
1. Teori pengharapan
2. Pembentukan perilaku (
operant conditioning)
3. Teori porter-lawler
4. Teori keadilan
Teori-teori isi
Teori isi dari motivasi memusatkan perhatiannya pada
pertanyaan : apa penyebab-penyebab perilaku terjadi dan berhenti ?.
1. kebutuhan-kebutuhan,motif-motif
atau dorongan-dorongan yang mendorong
, menekan , memacu, dan menguatkan karyawan untuk melakukan kegiatan.
2. Hubungan-hubungan para
karyawan dengan faktor-faktor eksternal (insentif)
yang menyarankan, menyebabkan, mendorong, dan mempengaruhi
mereka untuk melaksanakan suatu kegiatan.
Teori isi menekankan pentingnya pengertian akan faktor-faktor
internal individu tersebut, kebutuhan atau motif yang menyebabkan mereka
memilih kegiatan,cara dan perilaku tertentu untuk memuaskan kebutuhan yang di
rasakan.
Faktor-faktor eksternal: seperti gaji, kondisi kerja ,
hubungan kerja, dan kebijaksanaan perusahaan tentang kenaikan pangkat, delegasi
wewenang, dan sebagainya, memberikan nilai atau kegunaan untuk mendapatkan
perilaku karyawan yang positif dalam usaha pencapaian tujuan organisasi.
Teori-Teori Proses
Teori proses berkenaan dengan bagaimana perilaku timbul dan
dijalankan. Teori-teori proses yang akan di bahas :
1. teori pengharapan
2. Pembentukan perilaku
3. Teori porter-lawler
4. Teori keadilan
A. Teori
Pengharapan
Konsep ini berhubungan dengan motivasi dimana individu di
perkirakan akan menjadi pelaksana dengan prestasi tinggi bila mereka melihat :
1. suatu kemungkinan
(probabilitas) tinggi bahwa usaha-usaha mereka akan
mengarahkan ke prestasi tinggi
2. Suatu probabilitas tinggi
bahwa prestasi tinggi akan mengarah ke hasil-hasil
yang menguntungkan
3. Bahwa hasil-hasil tersebut
akan menjadi, pada keadaan keseimbangan, penarik
efektif bagi mereka.
Teori pengharapan menyatakan bahwa menyatakan bahwa perilaku
kerja karyawan dapat dijelaskan dengan kenyataan: para karyawan menentukan
terlebih dahulu apa perilaku mereka yang dapat di jalankan dan nilai yang di
perkirakan sebagai hasil-hasil alternatif dari perilakunya.
Contoh , bila seseorang karyawan mengharapkan bahwa
menyelesaikan pekerjaan pada waktunya akan memperoleh penghargaan, maka ia akan
termotivasi untuk memenuhi sasaran tersebut.
B. Teori
keadilan
Teori ini mengemukakan bahwa orang akan selalu cenderung
membandingkan antara :
1. masukan-masukan yang
mereka berikan pada pekerjaannya dalam bentuk
pendidikan , pengalaman, latihan dan usaha.
2. Hasil-hasil (
penghargaan-penghargaan) yang mereka terima , seperti juga mereka membandingkan balas jasa yang di
terima karyawan lain dengan
yang di terima dirinya untuk pekerjaan yang sama.
Keyakinan , atas dasar pembandingan , tentang adanya
ketidakadilan dalam bentuk pembayaran kurang atau lebih , akan mempunyai
pengaruh pada perilaku dalam pelaksaan kegiatan .
Ketidakadilan ini akan di tanggapi dengan bermacam-macam
perilaku yang berbeda,misal dengan menurunkan prestasi ,mogok , minta
berhenti,dan sebagainya. Bagi manajer , teori keadilan memberikan implikasi
bahwa penghargaan sebagai motivasi kerja harus di berikan sesuai yang di rasa adil oleh individu-individu yang
bersangkutan .
Motivasi adalah lebih dari
sekedar teknik-teknik
Manajer dapat membeli waktu karyawan:manajer dapat membeli
kemampuan fisik karyawan,dan sebagainya: tetapi manajer tidak dapat membeli
antusiasme, inisiatif, kesetiaan,penyerahan hati, jiwa dan akal budinya.
Manajer harus memperoleh hal-hal tersebut.
Manajer yang dapat melihat motivasi sebagai sistem,yang
mencakup sifat-sifat individu ,pekerjaan,dan situasi kerja,dan memahami
hubungan antara intensif, motivasi dan produktivitas,mereka akan mampu memperkirakan
perilaku bawahan.
Sumber Buku : Manajemen Edisi 2 T. Hani Handoko
link youtube : https://www.youtube.com/watch?v=0IIBZCuXDHk&t=67s
Langganan:
Postingan (Atom)










